You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Mekar Rahayu
Mekar Rahayu

Kec. Sumedang Selatan, Kab. Sumedang, Provinsi Jawa Barat

Wilujeng Sumping di Website Resmi Desa Mekar Rahayu Selamat Datang di Website Resmi Desa Mekar Rahayu Welcome to the village website Desa mekar Rahayu

TATA CARA MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan

Admin 15 April 2026 Dibaca 11 Kali
TATA CARA MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR Desa Mekar Rahayu Kecamatan Sumedang Selatan

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tanah longsor, Pemerintah Desa Mekar Rahayu mengimbau seluruh warga untuk memahami langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi longsor. Hal ini penting guna meminimalisir risiko korban jiwa serta kerugian materiil.

 

Sebelum Terjadi Longsor

1. Warga yang tinggal di daerah lereng atau perbukitan agar selalu memantau kondisi tanah, terutama saat hujan deras berlangsung lama.

2. Perhatikan tanda-tanda longsor seperti retakan tanah, pohon miring, mata air baru muncul, dan suara gemuruh dari dalam tanah.

3. Siapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting, senter, obat-obatan, pakaian secukupnya, serta alat komunikasi (HP).

4. Tentukan jalur evakuasi dan tempat aman seperti rumah saudara atau lokasi yang jauh dari lereng tebing.

5. Bersihkan saluran air agar tidak tersumbat yang dapat memicu pergerakan tanah.

 

Saat Terjadi Longsor

1. Segera menjauh dari area longsoran menuju tempat yang lebih aman.

2. Hindari melintasi jalur longsor atau berada di bawah tebing curam.

3. Prioritaskan keselamatan anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

4. Matikan listrik dan peralatan berbahaya jika masih memungkinkan.

5. Laporkan kejadian kepada Pemerintah Desa atau petugas terkait.

 

Setelah Terjadi Longsor

1. Tetap waspada terhadap longsor susulan.

2. Jangan kembali ke rumah sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

3. Ikuti arahan pemerintah desa dan tim penanggulangan bencana.

4. Lakukan pendataan korban dan kerusakan secara terkoordinasi.

5. Bergotong royong membersihkan material longsor dengan memperhatikan keselamatan.

Berikut contoh tanda yang bisa diberikan saat terjadi bencana atau keadaan darurat di tingkat desa:

 

1. Tanda Bunyi

A. Memukul kentongan / pentungan berulang-ulang

B. Membunyikan sirine

C. Membunyikan toa masjid/mushola

D. Membunyikan lonceng

E. Membunyikan klakson kendaraan secara terus menerus

 

Contoh pola kentongan darurat:

Pukul cepat terus menerus = tanda bahaya / bencana

Pukul 3 kali berulang = warga berkumpul

Pukul panjang terus = evakuasi segera

 

2. Tanda Informasi Langsung

A.Pengumuman melalui toa masjid

B. Pemberitahuan keliling menggunakan mobil patroli

C. Petugas Linmas berkeliling memberi peringatan

D. Menggunakan HT / radio komunikasi

Pemerintah Desa Mekar Rahayu mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, siaga, dan waspada. Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu lama, masyarakat diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman demi keselamatan bersama.

 

Bersama Kita Tingkatkan Kesiapsiagaan, Kurangi Risiko Bencana.

APBD 2026 Pelaksanaan

APBD 2026 Pendapatan

APBD 2026 Pembelanjaan